Breaking News
Loading...

Buka Puasa Bersama dan Haul Jama’ Keluarga HA. Sulaiman HB Dihadiri Ribuan Jemaah


BANJARMASIN
, kalimantanprime.com - Keluarga besar almarhum H Abdussamad Sulaiman HB dan almarhumah Hj Nurhayati kembali menggelar Buka Puasa Bersama sekaligus Haul Jama', pada 2 Ramadan 1446 H, bertepatan Minggu (2/3/2025). 

Haul Jama' digelar untuk mengenang dan mendoakan Founder Hasnur Group, almarhum H Abdussamad Sulaiman bin H Basirun, yang wafat pada 27 Syaban 1436 H, dan orangtuanya, H Basirun bin H Muhammad Noor, yang wafat pada 7 Ramadan 1403 H. Sekaligus haul H Anang Dullah bin Ibak, ayah dari almarhumah Hj Nurhayati, yang wafat pada 1 Ramadan 1401 H.

Kegiatan dilaksanakan di kediaman Founder Hasnur Group, almarhum H Abdussamad Sulaiman HB dan Hj Nurhayati di Jalan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin dan dihadiri seribuan lebih jemaah yang datang dari berbagai daerah. 

Tampak hadir Forkopimda Kalsel, Sekdaprov Kalsel beserta pimpinan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Presiden Direktur Hasnur Group beserta jajaran direksi dan komisaris, Ketua Yayasan Hasnur Center, keluarga besar Barito Putera, para ulama, habaib, serta para tamu undangan lainnya.

Mewakili keluarga besar, Hasnuryadi Sulaiman, putra keempat almarhum H Abdussamad Sulaiman HB dan Hj Nurhayati yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, mengungkapkan bahwa peringatan haul ini merupakan wujud bakti dan rasa cinta mereka sebagai anak dan cucu generasi penerus kepada orang tua dan para pendahulu mereka. 

"Ini merupakan bentuk bakti kami sebagai anak kepada abah, juga kepada para pendahulu, kakek kami. Setiap tahun kami gelar untuk menunjukkan rasa cinta kami terhadap para orang tua kami," ucapnya. 

Hasnuryadi menambahkan, bahwa semasa hidup, kedua orang tuanya, selalu menggelar Haul Jama’ untuk mengenang kedua kakeknya, H. Basirun bin Haji Muhammad Noor dan H. Anang Dullah bin H. Ibak.

Oleh karena itu, dirinya beserta keluarga besar selalu meneruskan tradisi ini, sekaligus mengadakan buka puasa bersama masyarakat.

"Kakek Haji Anang Dullah wafat pada 1 Ramadan dan Kakek Haji Basirun wafat pada 7 Ramadan. Kami sebagai anak dan cucu-cucu mereka meneruskan kebaikan-kebaikan ini," jelasnya.

Tak hanya memperingati haul keluarga, acara ini juga untuk mengenang dan mendoakan para ulama besar, seperti Guru Ahmad Zuhdiannoor serta para habaib dan alim ulama lainnya yang telah berpulang terlebih dahulu. 

"Mudah-mudahan beliau semua diberikan tempat terbaik. Tempat yang paling mulia di sisi Allah subhanahu wa ta'ala," harap Hasnuryadi. 

Pelaksanaan haul diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surah Yasin, dan Tahlil, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh jemaah yang hadir. Kemudian doa haul dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin. 

Selanjutnya, tausyiah Ramadan disampaikan oleh KH Muhammad Rasyid Ridho. Beliau menekankan bahwa Ramadan adalah bulan yang mengajarkan tentang ketaqwaan, mengingatkan umat Islam untuk senantiasa meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, serta menjadi hamba yang lebih baik di hadapan Allah. 

Tausyiah berikutnya disampaikan oleh Al Habib Abu Bakar bin Abdul Qadir Mauladdawilah dari Malang, Jawa Timur, yang menyampaikan pentingnya kecintaan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai teladan utama dalam kehidupan.

Beliau juga mengajak para jemaah untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah serta memperbanyak shalawat sebagai bentuk cinta kepada baginda Nabi.

Sementara, pembacaan doa haul dipimpin oleh Habib Haidar Al Hamid, dilanjutkan dengan dzikir menjelang buka puasa, yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Saufi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah dan ditutup dengan berbuka puasa bersama tamu undangan dan masyarakat yang hadir. (Men) 

Lebih baru Lebih lama